Sukses Menanam Tanaman Hidroponik

Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan  menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya tanaman seperti pada umumnya. Sukses hidroponik banyak tergantung pada ramuan hara atau nutrisi yang diberikan ke tanaman. Ramuan pupuk yang baik dapat menghasilkan sayuran, buah, dan bunga berkualitas, segar, tegap, berpenampilan menarik, kadar gizi tinggi, beraroma harum, bercita rasa tinggi, dan harga jual mahal.

Sebelum menanam tanaman hidroponik dengan sukses kita harus tau benar unsur hara yang dibutuhkan pada tanaman itu sendiri. Pada dasarnya unsur hara memiliki ikatan garam, yaitu kandungannya lebih dari satu unsur. Unsur hara esensial adalah unsur yang mutlak diperlukan. Unsur hara makro adalah unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah banyak. Ada beberapa macam unsur hara makro yang sangat dibutuhkan tanaman yaitu : nitrogen, fosfor, kalium, kalsium, magnesium, dan sulfur. Sementara unsur hara mikro merupakan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah sedikit. Ada beberapa macam unsur hara mikro yang sangat dibutuhkan adalah besi, mangan, tembaga, seng, boron, molybendium.
Tanpa kehadiran unsur hara mikro dan unsur hara makro yang cukup maka tanaman akan memperlihatkan gejala defisiansi atau kahat dan bentuknya berubah dari biasanya atau disebut malformasi. Gejala kahat pada daun diantaranya, pucat, berberak kuning, berwarna kecoklatan, berujung mengering, dan bertepi melengkung ke bawah. Sementara pada buah menunjukan borok dan kulit berwarns tidak rata. Tanaman dapat menderita bukan akibat kekurangan (defisiensi) tetapi juga akibat kelebihan (toksis). Oleh karena itu, kelebihan dan kekurangan sangat diperhatikan dalam menanam tanaman  hidroponik.
Pada penanaman hidroponik membutuhkan kisaran konsentrasi minimun dan maksimum yang digunakan dalam larutan hidroponik. Tentunya harus ada alasan untuk melakukan rekayasa serta harus didukung dengan pengalaman dan perhitungan cermat. Oleh karena itu, rekayasa batas konsentrasi ddapat dilakukan asalkan diadakan pengamatan dini dan cepat dikoreksi.


Tabel : Kisaran konsentrasi unsur dalam larutan hidroponik
Hidroponik substrat, misalnya menggunakan polibag atau kantong plastik hitam berisi arang sekam dengan irigasi tetes. Polibag tersebut diberi aliran beberapa kali per hari dengan dosis 250 ml larutan hara per pemberian. Kelebihan larutan akan keluar melalui lubang bagian bawah polibag atau dapat disebut throw to waste. Larutan maupun masing-masing unsur hara diberikan dengan konsentrasi rendah karena ada kekhawatiran kemungkinan terjadinya akumulasi hara di media, yanag akan toksis terhadap tanaman.
            Serangan penyakit pada tanaman akan berakibat turunnya kualitas dan kuantitas hasil tanaman. Tentu saja hal ini akan berimbas pada turunnya pendapatan petani dan nilai jual tanaman tersebut. Pemberian pupuk harus dengan rasio antar hara yang tepat, volume pemberian larutan yang leluasa, Ph berada dalam kisaran yang baik, dan EC optimal. Dalam meramu pupuk untuk tanaman hidroponik, peramu harus terampil dan memperhatikan konsentrasi unsur-unsur hara tersebut agar tanaman dapat berproduksi dengan baik. Sehingga kerugian terhadap serangan hama penyakit berkurang dan dapat menghemat biaya dalam pembelian fungisida /anticendawan/bakterisida.
            Sukses berhidroponik tergantung pada nutrisi atau pupuk yang diberikan sejak awal penanaman hingga bahaya serangan penyakit sangat di perhatikan. Komposisi pupuk yang pas dalam meramu pupuk dapat menghemat biaya produksi sehingga tanaman memiliki nilai jual yang tinggi dan kualitas yang sangat baik.

Referensi :
Sutiyoso, Yos. 2003. Meramu Pupuk Hidroponik : Tanaman Sayur, Tanaman Buah, Tanaman Bunga. Jakarta: Swadaya.

NAMA : MIFTAHUL QOIRO APRILIANI
NIM : 180321100016
KELAS : B
MATAKULIAH : BERPIKIR DAN MENULIS ILMIAH


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ada yang ingat masa kecilnya?

senin panjanggggggggggg

meet some one again